Antisipasi Kebakaran Hutan, Babinsa Koramil 05/Kolang Gencarkan Komsos Karhutla Bersama Warga Sitahuis
21 September 2026, 12:27 WIB
Pendim 0211/TT
TAPANULI TENGAH – Guna mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Babinsa Koramil 05/Kolang Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Serda Ius Wardi Pasaribu, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dialogis bersama warga di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (21/09/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.23 WIB ini difokuskan pada pemberian edukasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya serta dampak buruk dari Karhutla. Mengingat sebagian besar wilayah Sitahuis merupakan kawasan perbukitan dan hutan, langkah preventif ini sangat krusial dilakukan demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.
Dandim 0211/TT melalui Plh. Danramil 05/Kolang menegaskan bahwa sosialisasi Karhutla melalui metode Komsos merupakan salah satu upaya dini yang paling efektif untuk menyadarkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
"Melalui pendekatan humanis yang dilakukan oleh Serda Ius Wardi Pasaribu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Desa Simaninggir untuk saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan. Membuka lahan dengan cara membakar tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga melanggar hukum dan membahayakan kesehatan," jelasnya.
Dalam Komsos tersebut, Babinsa juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada pihak Koramil, Polsek, maupun aparat desa setempat jika melihat adanya kepulan asap atau titik api di area hutan, agar dapat dilakukan tindakan penanganan secara cepat sebelum api meluas. Sinergitas yang kuat antara Babinsa dan warga binaan ini diharapkan mampu mewujudkan wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah yang bebas dari bencana asap.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.23 WIB ini difokuskan pada pemberian edukasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya serta dampak buruk dari Karhutla. Mengingat sebagian besar wilayah Sitahuis merupakan kawasan perbukitan dan hutan, langkah preventif ini sangat krusial dilakukan demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.
Dandim 0211/TT melalui Plh. Danramil 05/Kolang menegaskan bahwa sosialisasi Karhutla melalui metode Komsos merupakan salah satu upaya dini yang paling efektif untuk menyadarkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
"Melalui pendekatan humanis yang dilakukan oleh Serda Ius Wardi Pasaribu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Desa Simaninggir untuk saling mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan. Membuka lahan dengan cara membakar tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga melanggar hukum dan membahayakan kesehatan," jelasnya.
Dalam Komsos tersebut, Babinsa juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada pihak Koramil, Polsek, maupun aparat desa setempat jika melihat adanya kepulan asap atau titik api di area hutan, agar dapat dilakukan tindakan penanganan secara cepat sebelum api meluas. Sinergitas yang kuat antara Babinsa dan warga binaan ini diharapkan mampu mewujudkan wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah yang bebas dari bencana asap.